Rabu, 09 Januari 2013

Subnetmask dan CIDR (Classless Inter-Domain Routing)


1. Pengertian Subnetting

Proses pengelolaan Network yang digunakan untuk membagi network-network yang besar
menjadi subnetwork - subnetwork yang lebih kecil.

Mengapa Perlu Subnetting?

Karena Kita semua lebih menyukai lalu-lintas yang lebih sepi dalam bentuk apapun. Lalu lintas
Jaringan Tidak terkecuali 
Jadi Keuntungan Subnetting adalah mengoptimalkan lalu lintas jaringan.


Tiga Kelas Network
Kelas A
  Network, Host, Host, Host
Kelas B
  Network, Network, Host, Host
Kelas C
  Network, Network, Network, Host

IP Kelas A = 1 s.d 126

Network, Host, Host, Host

Contoh :   1.0.0.1 s.d 1.255.255.255
                  120.0.0.1 s.d 120.255.255.255
jumlah komputer yg bisa terhubung
16.777.214
ket:
  (kecuali 127.0.0.x tidak bisa digunakan) krn untuk localhost/pc yg bersangkutan
           subnetmask standar 255.0.0.0



         IP Kelas B = 128 s.d 191


Network, Network, Host, Host
Contoh :
  128.128.0.1  sd 128.128.255.255
  190.190.0.1 sd 190.190.255.255 
  jumlah komputer yg bisa terhubung 65.534
  Subnetmask Standar 255.255.0.0



IP Kelas C = 192 s.d 223

Network, Network, Network, Host
Contoh :
  192.0.0.0 - 192.0.0.255
  192.0.1.0 - 192.0.1.255
  dst
  223.255.255.0 - 223.255.255.255
  jumlah komputer yg bisa terhubung 254
  Subnetmask standar 255.255.255.0





2. CIDR ( Classless Inter-Domain Routing )


CIDR merupakan metode yang digunakan ISP untuk megalokasikan sejumlah IP Address ke pelanggannya.
Contoh :
200.200.200.1/29
maksud angka setelah tanda slash adalah menjelaskan berapa subnetmask anda dan berapa ip address yang menjadi hak anda.

PEMAHAMAN DASAR CIDR ( Classless Inter-Domain Routing )

255.255.255.255 = subnetmask maksimal
8bit  8bit  8bit  8bit  = 32 bit
Jadi subnetmask maksimal = 32 

Misalnya :

DIKETAHUI :
kelas c standar subnetmask 255.255.255.0
Maka = 32 – 8 = 24
artinya kelas c standar mempunyai = ipaddress / 24




0 komentar:

Posting Komentar